Makassar Tidak Kasar

Pada hakikatnya pada saat kita menyebut Makassar orang-orang selalu beranggapan bahwa orangnya kasar karena akhiran dari nama kota tersebut itu sendiri di akhiri dengan kassar(MaKassar). Sehingga banyak orang yang berpendapat bahwa orang Makassar itu kasar. Padahal itu hanya isu saja yang membuat kita berfikir bahwa Makassar itu orang-orangnya kasar padahal sebetulnya Makassar tidak Kasar. Selain itu banyak juga yang mendukung pemikiran masyarakat di luar kota orang yang menilai dari bagaimana pola berbicara orang Makassar di nilai dari intonasinya yang keras, volume suara yang besar dan tuturbahasanya yang terkadang tidak terlalu enak untuk di dengar sehingga mereka beranggapan Makassar tidak memiliki tingkat sopan santun dan selalu di fikir kalau kasar cara berbicaranya. Padahal itulah semua yang sudah menjadi kebiasaan dan cara berbicara dari orang-orang Makassar yang terdahulu lebih tepatnya dari nenek moyang kita dulu. Tapi sesungguhnya dibalik semua itu Makassar sebetulnya tidak pernah bermaskud seperti apa yang di fikirkan oleh orang-orang memang bahasanya daerah Makassar itu kasar, tapi maksud arti dalam bahasa tersebut sebenarnya lembut dan tidak kasar. Tapi sebenarnya Makassar itu semua juga orangnya ramah dan welcome terhadap orang lain yang datang di daerahnya dan sebenarnya orang Makassar itu baik, ramah dan apabila kita sudah mengenal lebih jauh tentang orang Makassar  tersebut. Kita dapat menjadikan mereka seperti sodara kita sendiri.

Read More…

Comments are closed.

%d bloggers like this: